Tuesday, December 12, 2017
Home > Tenis > Novak Djokovic Sedang Mengalami Situasi Buruk Dalam Karirnya

Novak Djokovic Sedang Mengalami Situasi Buruk Dalam Karirnya

AGEN JUDI ASIA77 - Novak Djokovic Sedang Mengalami Situasi Buruk Dalam Karirnya

AGEN JUDI ASIA77 – Novak Djokovic Sedang Mengalami Situasi Buruk Dalam Karirnya. Saat ini adalah akhir dari masa salah satu petenis terbaik dunia yang berasal dari kebangsaan Serbia yaitu Novak Djokovic setelah diri tersingkir dari peringkat empat besar untuk pertama kali nya dalam perjalanan karir nya sejak Juni tahun 2007 lalu diri nya menempati peringkat 5 dunia.

Novak Djokovic sedang mengalami situasi buruk dalam karirnya, yang baru-baru ini diri nya telah mengumumkan bahwa ia akan melewatkan sisa musim 2017 karena mengikuti saran secara medis yang menyarankan diri harus istirahat untuk memulihkan tangan nya. Novak Djokovic telah disulitkan dengan cedera siku yang di raskan nya dalam beberapa bulan terakhir ini dan diri nya memilih mundur dari ajang Wimbledon akibat cedera yang sama.

Saya akan menggunakan waktu untuk memulihkan diri dan melakukan semua metode berbeda yang disarankan untuk rehabilitasi dan proses pemulihan, sehingga saya bisa kembali ke lapangan secepat mungkin, kata Novak Djokovic. Hal itu akan membutuhkan beberapa bulan tanpa raket dan saya harap setelah itu saya bisa langsung berlatih. Saya sangat menantikan untuk membangun kembali fisik, permainan, dan tim saya.

Dalam satu dekade terakhir, Novak Djokovic telah menghabiskan waktu lebih dari sepuluh tahun berada di peringkat empat besar. Di antara tahun 2011 – 2016 ia menghabiskan total 223 pekan sebagai peringkat 1 dunia, petenis kelima dengan catatan terlama menduduki peringkat 1 dalam sejarah. Hanya Jimmy Connors, Ivan Lendl, Pete Sampras, dan Roger Federer yang menghabiskan lebih banyak waktu dari pada Novak Djokovic di posisi puncak. Akibat dari absennya Novak Djokovic dari turnamen, kemungkinan ia pada akhirnya akan terlempar dari peringkat 10 besar. Jika itu terjadi, maka itu akan menjadi hal yang pertama kali terjadi sejak Maret tahun 2007.

Tanpa adanya Djokovic, Andy Murray masih harus menghadapi lawan tangguh dalam memperebutkan posisi puncak. Mereka adalah Rafael Nadal dan Roger Federer. Keduanya memiliki sedikit poin untuk dipertahankan di paruh kedua musim ini. Dalam kasus Federer, ia tidak memiliki poin untuk dipertahankan setelah absen karena cedera di akhir musim lalu. Saya belum bermain dengan cukup baik pada musim ini sehingga layak untuk tetap berada di peringkat 1 dunia lebih lama. Jika itu belum terjadi di akhir Wimbledon, maka itu akan terjadi di akhir US Open, ucap Andi Murray awal bulan ini tentang prospeknya kehilangan peringkat 1 dunia.

by : an

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *