Monday, September 24, 2018
Home > Bola > Ketika Bola Mati dan Ketakutan Menjadi Sebuah Senjata Untuk Prancis

Ketika Bola Mati dan Ketakutan Menjadi Sebuah Senjata Untuk Prancis

Ketika Bola Mati dan Ketakutan Menjadi Sebuah Senjata Untuk Prancis

Pada awalnya tim Prancis memang sempat mengkhawatirkan situasi Bola mati yang akan menjadi senjata untuk tim Belgia, Namun ternyata Prasangka mereka berbalik kepada mereka sendiri, dan keadaan tersebut menjadi senjata untuk Mereka menang.

Prancis yang berhasil mengalahkan tim Belgia dengan skor 1-0 di laga Semifinal Piala Dunia 2018 dini hari WIB. Gol tunggal Les Bleus berhasil di cetak oleh Samuel Umtiti di babak yang kedua,

Gol satu satunya dari Umtiti tersebut memang berawal dari situasi ketika tendangan Sudut. Umtiti yang sudah berdiri di tiang dengan mengalahkan Marouane Fellani dalam duel udara untuk bisa menyundul si kulit BUndar kedalam gawang Belgia.

Kiper yang juga sekaligus menjadi kapten tim Prancis, Huga Lloris, mengungkapkan bahwa memang timnya sempat meras risau dengan Belgia yang akan memanfaatkan situasi-situasi bola mati untuk mencetak sebuah gol, karena keberadaan depang postur badan yang cukup besar seperti Romelu Lukaku, Vincent Kompany, dan Fellaini yang membuat Belgia menjadi sangat berbahaya dalam keadaan situasi tersebut.

“Sebelumnya kami memang sudah merasa sangat khawatir dengan mereka di keadaan situasi bola mati seperti ini, namun memang pada akhirnya malah kami yang berhasil mencetak gol dengan cara tersebut,”Ungkap Lloris seperti yang di kutip agen judi online.

Kemenangan Prancis juga tidak lepas dari penampilan gemilang Lloris di bawah mistar gawang, Kiper Tottenham tersebut sudah berhasil menyelamatkan 3 gol termasuk menepis tembakan keras darioby Alderweireld di babak pertama dan sepakan jarak jauh Axel Witsel di menit-menit akhir.

“Semua tim kami sudah berusaha untuk membantu satu sama lain, dan itu juga akan menjadi sebuah pandangan kami lagi ketika kami akan bermain pada hari minggu,”ungkap Lloris, yang merujuk pada laga Final yang akan segera di gelar di Stadion Luzhniki Moskow, hari minggu (15/7/2018).

Prancis hanya tinggal menunggu lawan di final, apakah akan melawan Kroasia atau melawan tim Inggris pada partai Puncak.

Demikian berita yang bisa kami tim Agen Judi Online berikan kepada anda tentang, Ketika Bola Mati dan Ketakutan Menjadi Sebuah Senjata Untuk Prancis. salam hangat dari kami Agen Judi OnlineSendul Bola

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *